Sejarah kampung Gayo Setie

 Dataran tinggi Gayo (Bener Meriah) atau orang Manca Negara menyebutnya dengan mimatur orang Erofa Pedalaman, dengan latar perkebunan Kopi serta hutan pinusnya, pada dasarnya penduduk Kampung Gayo setie berasal bermacam – macam suku.

            Penamaan kampung pada dasar nya dilakukan secara musyawarah, dan setelah dilakukan proses musyawarah maka disetujui nama kampung dengan nama  Gayo Setie.

            Kampung Gayo Setie Letaknya di kaki gunung Gerdong dan sangat terisolir yang di apit oleh 3 Kampung Yaitu   :

            - Utara Dengan Kampung Gajah Putih

            - Selatan Dengan Kampung Pante Karya

            - Barat Dengan Kampung Umah Besi

            - Timur Dengan Hutan Gunung Gerdong

Letak kampung Gayo Setie pada dasarnya berada di tengah hutan, masyarakat pada waktu itu melakukan gotong royong dan menebang untuk lahan dan lokasi perkebunan.

            Secara geografis kampung ini terletak di antara lintang utara dan bujur timur,lLuas Wilayah ± 1300 Ha dan merupakan satu wilayah dengan keadaan tofografi dataran dengan ketinggian 1500 – 2500 DPI.

            Curah hujan rata- rata adalah 1, 089 mm dan tertinggi Adalah 2, 409 mm. Pada dasar nya penduduk kampong Gayo Setie adalah bermata pencarian petani kopi juga tanaman keras lainya dan palawija.

Plugins Not Found ../mainx/plugins/0/index.php
Plugins Not Found ../mainx/plugins/0/index.php
Facebook Fans Page